Exotic Indonesia

Share some exotic places in Indonesia.

About Womans

Share a little bit about womans.

Healthly Lifestyle

Share about lifestyle to be health.

Showing posts with label food. Show all posts
Showing posts with label food. Show all posts

Monday, June 20, 2011

makan kotoran menyembuhkan penyakit

Awas, makanan kotor menimbulkan penyakit! Sepertinya ungkapan itu, sudah tidak berlaku lagi, karena menurut sebuah penelitian, kotoran mungkin juga dibutuhkan karena memberikan nutrisi tambahan bagi manusia. Bagaimana bisa?

Para peneliti di Cornell University di New York menunjukkan, makan lumpur atau tanah liat sebenarnya bisa menyehatkan perut. Makan kotoran atau geophagy yakni memakan lumpur untuk melindungi lambung terhadap racun, parasit dan pathogen.

Berdasarkan studi telah dipublikasikan pada Juni 2011 dalam jurnal The Quarterly Review of Biology, penelitian yang dipimpin oleh Dr Sera Young, telah mempelajari lebih dari 480 budaya bersama dengan para misionaris, dokter, ahli perkebunan, dan penjelajah. Mereka menemukan bahwa bumi bertindak sebagai perisai terhadap parasit dan racun tanaman.

Dr Sera Young mengatakan, budaya geophagy pertama kali berasal dari zaman Hippocrates lebih dari 2.000 tahun lalu. Kala itu, geophagy dilakukan kaum perempuan pada tahap awal kehamilan dan anak-anak praremaja.

Sebab, kedua masa itu merupakan waktu paling sensitif terhadap parasit dan patogen.

Kondisi ini juga umum dilakukan di daerah beriklim tropis yang mikroba berkaitan dengan makanan berlimpah.

Studi ini pun menemukan, warga cenderung akan makan kotoran saat merasakan sakit perut.

Buah apel itu beracun

Sebagian orang pasti menyukai apel. Selain rasa
yang nikmat, buah ini juga mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi
tubuh kita.

Namun berdasarkan penelitian, ternyata apel merupakan salah satu buah yang rentan tercamar racun. Benarkah ?

Berdasarkan penelitian yang dilaporkan pada Environmental working group,
kelompok advokasi kesehatan publik Amerika menjelaskan, buah apel masuk dalam ur
utan pertama sebagai produk yang paling tercemar pestisida.

Penemuan ini berdasar pada analisa data pemerintah terhadap 53 buah dan sayuran untuk mengetahui hasil tanaman yang paling tinggi pestisidanya setelah dicuci. Untuk produk yang ternyata paling terkontaminasi, Environmental Working Group (EWG) merekomendasikan untuk memilih buah yang organik.

Berdasarkan penelitian sebalumnya, seledri menduduki peringkat pertama, sayuran organik yang mengandung pestisida. Namun kali ini 'predikat' sang juara pestisida jatuh ke buah apel. Hampir 92% apel mengandung dua atau lebih pestisida.

"Mungkin apel diberi pestisida dan pembasmi jamur lebih banyak agar buah ini bisa awet lebih lama," kata analis EWG, Sonya Lunder.

"Pestisidanya mungkin saja dalam jumlah kecil, tetapi kita belum tahu apakah ada efeknya dalam jangka panjang," lanjutnya.

Produk pertanian yang masuk dalam daftar 12 paling terkontaminasi adalah
apel, seledri, stroberi, buah persik (peach), bayam, nectarine (buah lokal
AS), anggur, merica, kentang, bluberi, selada dan kale.

Ranking ini menggambarkan jumlah bahan kimia yang berada dalam makanan. Mayoritas bahan makanan yang diteliti ini sudah dicuci dan dikupas sebelumnya.

Mencuci buah dan sayur dengan produk pencuci ternyata tidak cukup ampuh untuk menghilangkan pestisida karena zat kimia itu diserap oleh tanaman dan terletak di bawah kulit buah.

Mengonsumsi lima macam buah dan sayuran dari kelompok yang paling
terkontaminasi berarti terpapar 14 jenis pestisida.

Untuk mereka yang tidak mampu membeli produk organik, lanjut Ken Cook, Presiden EWG, disarankan agar memilih buah lain sebagai alternatif.

"Tidak bisa membeli apel organik, pilih saja nanas, avokad, atau mangga. Buah ini berada dalam urutan teratas sebagai buah paling minim kontaminasi," katanya.

Buah yang tergolong bersih adalah yang mengandung pestisida kurang dari 10%. Sayuran yang masuk dalam kelompok ini antara lain asparagus, jagung, dan bawang.

Paparan pestisida dari makanan yang diasup diketahui bersifat toksik pada sistem saraf, menyebabkan kanker, mengganggu sistem hormon dan menyebabkan gangguan otak pada anak. Ibu hamil juga disarankan menghindari makanan yang tercemar pestisida.

Penelitian yang dilakukan tim dari Harvard School of Public Health menunjukkan anak-anak yang terpapar pestisida memiliki risiko lebih tinggi menderita hiperaktif.


Sunday, June 05, 2011

Junkfood menyusutkan otak?


INILAH.COM, Jakarta - Junk food memang seringkali menjadi pilihan makanan bagi Anda yang supersibuk. Sebuah studi baru menemukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi makanan cepat saji (junk food) akan memiliki otak yang menyusut. Benarkah?


Junk food dikenal sebagai jenis makanan yang tinggi kalori, tapi tidak ada nilai gizinya. Ternyata makanan ini tidak hanya bisa memicu penyakit, juga bisa membuat otak menyusut.

Seseorang yang sering mengonsumsi junk food akan menyebabkan kelebihan berat badan bahkan hingga obesitas karena tingginya kadar lemak. Dan lemak berlebih ini diketahui bisa membuat otak jadi menciut.


Makanan ini tidak hanya bisa mengubah struktur fisik otak, tapi juga memicu masalah memori dan peningkatan risiko demensia serta membuat usia bagian abu-abu otak menjadi lebih cepat tua, yaitu kira-kira 16 tahun lebih cepat.


Peneliti menemukan bahwa otak dari orang yang kelebihan berat badan dan obesitas rata-rata memiliki ukuran 4-8% lebih kecil dibanding orang yang sehat.


Hal ini karena darah tidak mudah masuk pembuluh darah, sehingga sulit mencapai otak yang memicu terjadinya kekurangan oksigen dan sel-sel otak akhirnya mati.


Seperti dikutip dari Dailymail, Paul Thompson, profesor neurologi dari University of Los Angeles menjelaskan, seseorang pastinya memahami bahwa makanan berlemak bisa menyumbat arteri sehingga buruk bagi jantung, dan kondisi ini juga persis sama dengan yang terjadi di pembuluh darah di otak.


Thompson menambahkan, rata-rata orang kehilangan 0,5% bagian otaknya dalam waktu setahun. Tapi bagi orang yang gemuk akan kehilangan 4% dari otaknya sehingga ia mengalami penuaan otak lebih cepat.


Daerah yang mengalami penyusutan ini paling banyak terjadi di bagian penalaran, penilaian dan pengolahan kenangan jangka panjang. Karenanya kelebihan berat badan bisa mengubah cara berpikir seseorang.

Untuk itu jika ingin bagian otak Anda tidak mengalami penuaan dan penyusutan lebih cepat, maka hindari makanan mengandung kalori tinggi seperti junk food sehingga aliran darah ke otak tidak terganggu.

rahasia di balik kekentalan "SUSU"

INILAH.COM, Jakarta - Seperti sudah diketahui oleh masyarakat, saat ini produk susu sudah demikian banyak beredar dipasaran, mulai dari susu cair, susu bubuk formula dan kental manis.

Banyak jenis susu yang hadir di tengah masyarakat. Dilihat dari proses pembuatannya, susu memiliki kelebihan dan kekurangan. Inilah yang harus Anda ketahui agar dapat memberikan yang terbaik untuk si kecil.

Menurut Sanfrandy, Dairy Category Manager Ultrajaya, untuk menghilangkan dan membunuh bakteri berkembang, susu harus dipanaskan dalam suhu dan jangka waktu tertentu. Sayangnya, kandungan susu (vitamin dan mineral) yang ada di dalamnya sangat sensitif dengan suhu udara. bila dipanaskan terlalu lama, maka bakteri akan mati.

Namun, kandungan gizi pun akan banyak hilang. Sebaliknya, bila suhu panasnya kurang, bakteri akan tetap ada, namun gizi pun masih bisa disuplai oleh susu bagi siapapun yang mengkonsumsinya. Nah, yuks intip beberapa jenis susu berdasarkan pada proses pembuatannya :

Susu Cair UHT

Dengan sistem Ultra High Temperature (UHT), susu ini akan dipanaskan 135-140 derajat Celcius hanya dalam waktu 2-4 detik. Tidak cukup lama untuk menghilangkan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Sebaliknya, seluruh bakteri (patogen dan pembusuk) pun mati dan disterilkan. Selama kemasan belum dibuka, suhu di dalam susu akan sama dengan ketika ditaruh di dalam ruangan dengan suhu tertentu. Selama 6-10 bulan, susu ini masih bisa disimpan dan dikonsumsi.

Tidak perlu takut dengan pengawet. Susu cair UHT bebas bahan pengawet. Semua berkat kemasan aseptik yang dibuat khusus dalam enam lapisan untuk menjaga susu tetap dalam keadaan steril dalam jangka waktu tertentu tanpa bahan kimia lainnya (pengawet).

Bila diperhatikan, susu cair UHT memberikan paling banyak manfaat. Tidak repot mengkonsumsinya. Cukup buka kemasan dan tuang ke dalam gelas. Si kecil pun akan dengan mudah melakukannya!

Susu Pasteurisasi

Pada susu yang mengalami pasteurisasi, susu tersebut harus dipanaskan sebesar 72 derajat Celcius selama 15 detik. Proses pemanasan yang hanya sebentar membuat bakteri patogen saja yang mati.

Bakteri pembusuknya masih ada. Itu sebabnya susu pasteurisasi tidak tahan lama bila tidak disimpan dalam lemari es dengan suhu 5-7 derajat Celcius. Itu pun hanya bertahan selama 14 hari.

Susu Sterilisasi

Menggunakan retort, susu akan dipanaskan 120 derajat Celcius selama 15 menit dan menyebabkan keseluruhan bakteri mati. Sayang, spora masih akan bertumbuh. Selain itu, sebagian nutrisi menghilang selama proses pemanasan. Susu ini hanya akan baik dikonsumsi sebelum melewati enam bulan masa penyimpanan.

Susu Kental Manis

Pemanasan 80 derajat Celcius dilakukan selama tiga jam. Sebagian air dihilangkan dengan proses evaporasi bertahap. Sementara itu, sebagai pengawet, pada susu ditambahkan gula. Daya tahan susu ini berlangsung selama satu tahun.

Susu Bubuk

Terdapat dua jenis susu bubuk, full cream dan skim milk. Selama dua jam, susu akan dikeringkan dengan spray dryer atau roller dryer 200 derajat Celcius. Menghadapi sebagian nutrisi yang hilang, dilakukan fortifikasi kembali. Anda hanya boleh menyimpan susu bubuk selama dua tahun.

MAKANAN PENURUN KALORI JAHAT

Low-Density Lipoproptein (LDL) adalah kolesterol jahat yang menyebabkan plak di pembuluh darah, sedangkan High-Density Lipoprotein (HDL) adalah kolesterol baik yang dapat dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak.

Untuk menurunkan kadar LDL, sebaiknya harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.
Namun banyak juga makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol. Nah berikut adalah daftar makanan yang dapat menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL.

1. Kacang kedelai

Kacang kedelai beserta turunannya, atau kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL.
Namun, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.

2. Kacang-kacangan

Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol hingga 10%.

3. Ikan Salmon

Ikan salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung.
The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik.

4. Alpukat

Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori.
Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.

5. Bawang Putih

Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina.
Di masa modern, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.
Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.

6. Bayam

Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.

7. Margarin

Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola.

8. Mede, Almon, dan Kenari

Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung. Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.

9. Teh

Teh, diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah. Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.

10. Cokelat

Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi. Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya.

7 makanan lezat berbahaya


Kadang kala kita tidak menyadari bahwa makanan yang kita makan itu berbahaya, asal makanan itu lezat pasti kita santap. Kita tidak peduli dengan kandungan nutrisi makanan itu.
Namun dibalikkan kelezatannya, terdapat resiko yang membahayakan. Inilah daftar makanan lezat yang membahayakan.


1. Daging Yang Diproses
The American Institute for Cancer Research mengemukakan bahwa daging yang telah mengalami proses pengasapan, pengawetan, penggaraman dan telah terkena bahan kimia sebagai pengawet terkait langsung dengan naiknya risiko kanker usus.
Ini disebabkan karena produk daging yang telah diproses mengandung banyak garam, lemak dan kolesterol jahat, serta hanya sedikit mengandung nutrisi dan sedikit serat. Karena nutrisi yang terkandung dalam daging hilang atau berkurang akibat adanya proses-proses tersebut.

2. Makanan Yang Dibekukan
Sekalipun terlihat dalam porsi kecil, makanan jadi yang dibekukan (biasanya dipanaskan dalam microwave) mengandung banyak kalori. Livestrong.com menemukan bahwa salah satu makanan beku populer (di Amerika Serikat) yang terdiri dari potongan ayam beku mengandung 64 gram lemak dan 1020 kalori dalam satu porsi (kebutuhan normal kalori wanita dewasa 2000 – 2500 kalori/hari).
Di samping itu, sekalipun makanan beku tersebut dikhususkan untuk diet rendah lemak, tetap saja proses pengolahan makanan beku mengandung banyak sodium (salah satu bahan pengawet).

3. Donat
Kue bulat dengan lubang di tengah ini memang menjadi salah satu kue kesukaan seluruh warga dunia. Si lezat ini dilaporkan oleh livestrong.com mengandung setumpuk hal tidak sehat yang tidak bersahabat dengan kesehatan Anda.
Satu potong donat bertabur gula halus mengandung 10 – 20 gram lemak trans, dan 250 hingga 300 kalori kosong (kalori negatif yang bisa menjadi pencetus obesitas).

4. Keripik Kentang
Menikmati sebungkus keripik kentang saat menonton televisi memang sangat menyenangkan. Dan jika Anda menyukai keripik tersebut, Anda sebaiknya waspada. Karena keripik kentang (termasuk kentang goreng) mengandung banyak acrylamide yang diketahui sebagai salah satu karsinogen yang terbentuk ketika makanan dipanggang atau digoreng dengan suhu tinggi.
“Saya perkirakan bahwa acrylamide adalah penyebab ribuan kanker di Amerika Serikat setiap tahunnya,” ujar Clark University, seorang profesor peneliti dari Dale Hattis.

5. Makanan Low-Fat
Jangan tertipu dengan banyaknya makanan yang beredar dengan embel-embel low-fat atau rendah lemak. Gula dan garam bahkan non-fat, tetapi efeknya sama buruk dengan lemak.
Para produsen cookies, saus salad, yogurt dan makanan lain yang mencantumkan label low-fat tetap memasukkan gula dan garam dalam jumlah besar yang memberikan rasa lezat tetapi juga tidak baik bagi kesehatan.
Dr. Mehmet Oz yang sering menjadi di berbagai acara televisi Amerika Serikat menyarankan Anda untuk memakan makanan asli dan segar dibanding produk-produk berlabel low-fat.

6. Margarin
Sekalipun margarin sempat dipuji-puji sebagai sebagai pengganti mentega (margarin terbuat dari lemak nabati, mentega dari lemak hewani), ternyata margarin tidak lebih baik dari mentega, sekalipun telah diberi label bebas kolesterol.
Seperti dilaporkan situs The Natural Health Hub, margarin adalah sumber utama lemak trans (lemak jahat) yang dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam darah serta merusak pembuluh darah. Jadi, lupakan margarin, pilih minyak zaitun.

7. Minuman Bersoda
Minuman bersoda memang menyegarkan, sekaligus membuat tubuh Anda menumpuk gula dalam jumlah yang sangat besar. Satu botol minuman bersoda mengandung rata-rata 10 sendok gula pasir.
Berdasarkan laporan jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention, meminum minuman bersoda setidaknya 2 kali seminggu akan menaikkan seseorang terkena kanker pankreas. Ingin yang lebih buruk? Mengonsumsi lebih dari 2 botol soda manis per hari akan meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan diabetes.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More